Kabar Berita, Uncategorized

Asal Mula Bunga Tulip

Bunga tulip yang kita kenal berasal dari daratan eropa ternyata asal mulanya berasal dari pegunungan pamir asia tengah dan anatolia lalu di sebar keseluruh penjuru dunia yang kini telah menjadi simbol abadi datangnya musim semi.

Dalam catatan sejarah,bunga tulip dibawa oleh imigran turki dan di sebar luaskan ke asia tengah sampai anatolia,dan mereka juga yang mengajarkan bagaimana cara merangkai bunga tulip sebagai hiasan rumah.

Saat ini bunga tulip sangat di kenal dengan negara belanda sampai holland di sebagai negara tulip,namun ternyata sudah sejak lama negara turki sudah menjadikan bunga tersebut sebagai inspirasi hidup dari mulai karya sastra,kerajinan tangan hingga menjadi hiasan mata uang.

kepopuleran tulip turki lalu menyebar ke daratan eropa di abad ke 15 yang bibitnya dikirim oleh duta besar kekaisaran austro hungaira ogier ghislain de bushbecq dari istanbul ke wina hingga ke belanda.

Di belanda bunga tulip menjadi sangat populer dan bibitnya di bawa ke kanada, jepang, dan menyebar ke seluruh dunia.Negara – negara yang menjadi habitatnya selalu mengadakan festival bunga tulip dikala bunga yang berwarna cerah itu mekar.

Penduduk belanda sangat terkesan dengan estetika bunga tulip sehingga bunga itu di bawa ke belanda hingga pada masa itu bunga tulip dijadikan simbol kemakmuran karena berhubungan erat dengan kerajaan belanda dan ottoman yang kaya raya.

Tulip sangat memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi di belanda,sedangkan di negara turki memiliki nilai budaya yang sama memiliki nilai yang sangat tinggi.
Bunga tulip sangat memiliki nilai jual yang pantastis karena dengan warnanya yang beragam,bahkan pada masa kepopuleran bunga tulip di amsterdam bunga itu bisa di jual setara dengan harga rumah.Penomena tulip sempat mengguncang eropa sekitar tahun 1634 dan 1637 dan bahkan banyak penulis terkenal yang terinspirasi bunga tersebut.

Saking pentingnya bunga tulip, negara belanda menjadikan bunga itu sebagai simbol negara,dan negara holland tersebut tiap tahunnya bisa meraup keuntungan sekitar euro 1,5 milyar atau setara Rp.25,2 dari hasil penjualan bunga yang menjadi simbol nasional tersebut ke seluruh dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *