Kabar Berita, Uncategorized

Sejarah Bunga Matahari

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Bunga matahari merupakan tanaman terna semusim yang berasal meksiko yang memiliki tinggi 3m sampai 5m tergantung varietasnya. Memiliki daun tunggal lebar. Batang biasanya ditumbuhi rambut kasar atau bulu, tegak, dan jarang bercabang.

Terdapat dua tipe bunga: bunga tepi atau bunga lidah yang memiliki kelopak besar berwarna kuning cerah dan steril, dan bunga tabung yang fertil dan menghasilkan biji yang dapat di manfaatkan sebagai makanan ringan yaitu kwaci. Bunga tabung ini jumlahnya bisa mencapai 2000 kuntum dalam satu tandan bunga. Penyerbukan terbuka (silang) dan dibantu oleh serangga. Pada hari yang cerah, tandan bunga mengikuti pergerakan harian Matahari (asal nama tanaman ini), yang gejalanya disebut heliotropisme. Tumbuhan mendapat keuntungan 10% lebih hasil fotosintesis karena pergerakan ini.

Buahnya bertipe buah kurung (achene). Buah kering berkulit agak keras dan tidak terlalu tebal ini sering disangka biji bunga Matahari, karena memang sulit dibedakan. Biji yang sebenarnya terletak di dalam, diilindungi oleh buah yang serupa tempurung.

Tumbuhan ini sudah dibudidayakan oleh bangsa Indian Amerika Utara sejak ribuan tahun yang lalu. Hingga tersebar ke Amerika Selatan dan menjadi salah satu sumber pangan bagi bangsa Inka. Setelah penaklukan oleh orang Eropa, bunga Matahari diperkenalkan ke daratan Eropa dan ke berbagai penjuru dunia lainnya pada abad ke-16. Pada abad ke-17 bijinya digunakan seabagai campuran roti atau diolah sebagai kopi serta cokelat. Dan pada abad ke 19 digunakan sebagai minyak bunga matahari.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *